Susu mentega
Susu mentega merujuk kepada sejumlah minuman harian.
Ringkasan merujuk ke Susu mentega — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Nama lain: Buttermilk

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:100235923- Jenis
- Minuman
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Bahan
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 2 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Susu mentega merujuk kepada sejumlah minuman harian. Istilah susu mentega juga merujuk kepada sejumlah minuman susu berfermentasi, yang umum di wilayah panas (contohnya wilayah Balkan, Timur Tengah, Turki, Afghanistan, Pakistan, India, Sri Lanka dan bagian selatan Amerika Serikat), serta di wilayah dingin, seperti Skandinavia, Finlandia, Belanda, Jerman, Polandia, Slowakia dan Republik Ceko.[WPI-1580405]
Catatan dari sumber
Konteks sajian: Beverage. Penyajian: Chilled. Komponen yang dicatat: Cream.[WP-235923]
Bahan menurut versi sumber
Komponen menurut sumber (istilah asli): Cream.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris
Buttermilk is a dairy drink made by adding lactic acid bacteria to milk to produce a fermented dairy drink. Traditionally, it was made from the nearly fat-free milk remaining after churning butter from cream, which was cultured with natural bacteria prior to and during churning, giving a slight sour taste to the buttermilk and preventing spoilage. However, with the ubiquity of refrigeration in industrialized countries, butter in those areas is typically made from uncultured or "sweet" cream. Therefore, most modern buttermilk is specifically produced by inoculating fresh, pasteurized milk, and is available in different levels of fat content. Buttermilk is consumed as a beverage and used in cooking. Drinking buttermilk remains common in warmer climates where unrefrigerated milk sours quickly, as the fermentation prevents further spoilage. In making soda bread, the acid in fermented buttermilk reacts with the leavening agent, sodium bicarbonate (baking soda), to produce carbon dioxide.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WP-235923 · Kontributor Wikipedia
Buttermilk — Wikipedia bahasa Inggris
Diadaptasi dari bagian pembuka dan ringkasan fakta artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 1377839005, 2026-10-01T12:37:57Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.
- WPI-1580405 · Kontributor Wikipedia
Susu mentega — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian pembuka artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 22273802, 2022-12-10T07:03:39Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.