Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan · Indonesia

Tape Buntut

Tape buntut merupakan jajanan tradisional khas Kampung Osing, Banyuwangi, yang berasal dari Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Ringkasan merujuk ke Tape Buntut — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar Tape Buntut
Gambar Tape Buntut dari Wikimedia Commons. Ulumarifah · CC BY-SA 4.0 · Ulumarifah

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010004686543
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Indonesia
Catatan tempat
Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Banyuwangi. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Tape buntut merupakan jajanan tradisional khas Kampung Osing, Banyuwangi, yang berasal dari Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Makanan ini dibuat dari beras ketan yang difermentasi. Nama tape buntut merujuk pada bentuknya yang menyerupai ekor (buntut) binatang, karena dibungkus menggunakan daun kemiri. Kuliner ini merupakan makanan khas yang resepnya diwariskan secara turun temurun. Tape buntut umumnya disajikan bersama ketan tetel untuk menghasilkan perpaduan rasa gurih, asam, dan manis. Dalam tradisi masyarakat Osing, tape ini umumnya disajikan bersama kethot atau tetel ketan. Perpaduan keduanya menghadirkan kombinasi cita rasa manis, asam, dan gurih yang khas. Tape buntut pada dasarnya merupakan tape ketan seperti pada umumnya. Perbedaannya terletak pada penggunaan daun kemiri sebagai pembungkus yang dibentuk menyerupai ekor binatang. Dalam bahasa Osing, ekor disebut buntut, yang kemudian menjadi asal penamaan makanan tersebut.[WPI-4686543]

Catatan dari sumber

Konteks sajian: Menu utama. Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Banyuwangi. Komponen yang dicatat: ketan.[WPI-4686543]

Bahan menurut versi sumber

Komponen pada versi sumber (istilah asli): ketan.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Tape buntut merupakan jajanan tradisional khas Kampung Osing, Banyuwangi, yang berasal dari Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Makanan ini dibuat dari beras ketan yang difermentasi. Nama tape buntut merujuk pada bentuknya yang menyerupai ekor (buntut) binatang, karena dibungkus menggunakan daun kemiri. Kuliner ini merupakan makanan khas yang resepnya diwariskan secara turun temurun. Tape buntut umumnya disajikan bersama ketan tetel untuk menghasilkan perpaduan rasa gurih, asam, dan manis. Dalam tradisi masyarakat Osing, tape ini umumnya disajikan bersama kethot atau tetel ketan. Perpaduan keduanya menghadirkan kombinasi cita rasa manis, asam, dan gurih yang khas. Tape buntut pada dasarnya merupakan tape ketan seperti pada umumnya. Perbedaannya terletak pada penggunaan daun kemiri sebagai pembungkus yang dibentuk menyerupai ekor binatang. Dalam bahasa Osing, ekor disebut buntut, yang kemudian menjadi asal penamaan makanan tersebut.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-4686543 · Kontributor Wikipedia

      Tape Buntut — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Penyajian, Bahan dan Pengemasan; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 28977663, 2026-02-20T09:26:27Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.