Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan · Indonesia

Sunduk lawang

Sunduk lawang adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang berasal dari Kalimantan Selatan dan dapat ditemui di daerah lainnya.

Ringkasan merujuk ke Sunduk lawang — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Nama lain: Kue Tepung torak, Kue Palang pintu, Kue Selak pintu

Kue pupudak, yang juga dikenal sebagai sunduk lawang.
Kue pupudak, yang juga dikenal sebagai sunduk lawang. Wadaihangit · CC BY-SA 4.0 · Wadaihangit

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010004177226
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Indonesia
Catatan tempat
Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Kalimantan Selatan. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Sunduk lawang adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang berasal dari Kalimantan Selatan dan dapat ditemui di daerah lainnya. Sekilas, kue ini mirip dengan Pupudak, tetapi yang membedakan adalah warna kue dibalik bungkusan daun pisangnya. Jika Pupudak berwarna hijau, maka Sunduk lawang berwarna merah tua kecoklatan. Bahan-bahannya terdiri dari tepung beras, tapioka, santan dan gula merah. Adonan kemudian dibungkus memanjang dengan daun pisang dan kedua ujungnya dijepit dengan lidi. Kesulitan dalam pembuatan kue ini adalah pembuatan selongsong kue yang hanya menggunakan daun pisang tertentu seperti pisang kapas dan pisang nipah yang tidak menghasilkan rasa pahit ketika direbus. Selain pemilihan daun, kesulitan juga dari proses melayur daun dengan cara merebusnya sampai mengapung terlebih dahulu agar tidak membuat adonan kue pecah ketika dimasak.[WPI-4177226]

Catatan dari sumber

Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Kalimantan Selatan.[WPI-4177226]

Bahan menurut versi sumber

Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Sunduk lawang adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang berasal dari Kalimantan Selatan dan dapat ditemui di daerah lainnya. Sekilas, kue ini mirip dengan Pupudak, tetapi yang membedakan adalah warna kue dibalik bungkusan daun pisangnya. Jika Pupudak berwarna hijau, maka Sunduk lawang berwarna merah tua kecoklatan. Bahan-bahannya terdiri dari tepung beras, tapioka, santan dan gula merah. Adonan kemudian dibungkus memanjang dengan daun pisang dan kedua ujungnya dijepit dengan lidi. Kesulitan dalam pembuatan kue ini adalah pembuatan selongsong kue yang hanya menggunakan daun pisang tertentu seperti pisang kapas dan pisang nipah yang tidak menghasilkan rasa pahit ketika direbus. Selain pemilihan daun, kesulitan juga dari proses melayur daun dengan cara merebusnya sampai mengapung terlebih dahulu agar tidak membuat adonan kue pecah ketika dimasak.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-4177226 · Kontributor Wikipedia

      Sunduk lawang — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Proses pembuatan; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 28459670, 2025-11-13T10:59:11Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.