Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan · Indonesia

Sekubal

Sekubal (juga disebut segubal atau sekubal ketan lapis) adalah makanan khas provinsi Lampung yang bahan utamanya adalah beras atau beras ketan (biasa juga disebut beras pulut) yang dikukus bersama santan kelapa dan dibungkus berlapis-lapis dengan daun…

Ringkasan merujuk ke Sekubal — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Nama lain: Segubal; sekubal ketan lapis; ketan lapis

Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010003693725
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Indonesia
Catatan tempat
Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Lampung. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Sekubal (juga disebut segubal atau sekubal ketan lapis) adalah makanan khas provinsi Lampung yang bahan utamanya adalah beras atau beras ketan (biasa juga disebut beras pulut) yang dikukus bersama santan kelapa dan dibungkus berlapis-lapis dengan daun pisang. Sekubal dijadikan hidangan istimewa untuk menyambut Lebaran dan banyak dijumpai saat bulan suci Ramadan, di mana makanan ini kerap dijadikan sebagai menu berbuka puasa. Makanan ini memiliki tekstur yang kenyal dan lengket, dengan cita rasa gurih yang berasal dari santan. Bentuknya menyerupai lontong atau lemper karena dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang, dan sekilas juga mirip dengan lepat atau lemang meski proses pembuatan dan pengemasannya berbeda.[WPI-3693725]

Catatan dari sumber

Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Lampung. Konteks sajian: Hidangan pendamping / kudapan. Kategori menurut sumber: Kue tradisional berbahan beras ketan. Penyajian: Suhu ruang, dipotong-potong. Komponen yang dicatat: Beras ketan, santan kelapa, garam, daun pisang. Catatan variasi: Sekubal gurih (disajikan dengan rendang, kuah sayur, atau opor ayam); sekubal manis (dipadukan dengan tape ketan, kuah santan, atau lelehan gula merah).[WPI-3693725]

Bahan menurut versi sumber

Komponen pada versi sumber (istilah asli): Beras ketan, santan kelapa, garam, daun pisang.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Satu nama, beragam versi

    Variasi menurut sumber (istilah asli): Sekubal gurih (disajikan dengan rendang, kuah sayur, atau opor ayam); sekubal manis (dipadukan dengan tape ketan, kuah santan, atau lelehan gula merah).

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Sekubal (juga disebut segubal atau sekubal ketan lapis) adalah makanan khas provinsi Lampung yang bahan utamanya adalah beras atau beras ketan (biasa juga disebut beras pulut) yang dikukus bersama santan kelapa dan dibungkus berlapis-lapis dengan daun pisang. Sekubal dijadikan hidangan istimewa untuk menyambut Lebaran dan banyak dijumpai saat bulan suci Ramadan, di mana makanan ini kerap dijadikan sebagai menu berbuka puasa. Makanan ini memiliki tekstur yang kenyal dan lengket, dengan cita rasa gurih yang berasal dari santan. Bentuknya menyerupai lontong atau lemper karena dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang, dan sekilas juga mirip dengan lepat atau lemang meski proses pembuatan dan pengemasannya berbeda.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-3693725 · Kontributor Wikipedia

      Sekubal — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 30001573, 2026-09-29T03:18:22Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.