Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan · Indonesia

Sambal Cengkeh Kudus

Sambal Kretek Kudus atau disebut juga Sambal Cengkeh Kudus adalah masakan sambal khas kabupaten Kudus.

Ringkasan merujuk ke Sambal Cengkeh Kudus — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Nama lain: Sambal kretek Kudus

Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010004411954
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Indonesia
Catatan tempat
Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Kudus, Jawa Tengah. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Sambal Kretek Kudus atau disebut juga Sambal Cengkeh Kudus adalah masakan sambal khas kabupaten Kudus. Oleh karena itu terdapat kuliner yang memiliki cita rasa kretek, banyak yang menyukai sambal ini karena rasanya sungguh nikmat dengan bumbu khas kota kretek yang sedap. Bahan Sambal Cengkeh Kudus terbuat dari cabai rawit merah, cabai rawit hijau, cabai keriting, kemiri, bawang putih, bawang merah, cengkeh, bubuk kayumanis, bubuk jinten hitam, biji wijen putih, gula merah, tomat, garam, minyak goreng. Cara membuatnya Goreng cabai rawit hijau, cabai rawit merah, cabai keriting, kemiri, bawang merah, dan bawang putih hingga layu. Uleg bersama cengkeh, kayumanis, gula merah, dan garam. Setelah halus, Siram sambal dengan minyak panas, aduk rata. Kemudian diatas sambal taburi sejumput biji wijen putih, dan beri taburan sejumput bubuk jinten hitam.[WPI-4411954]

Catatan dari sumber

Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Kudus, Jawa Tengah. Konteks sajian: Hidangan utama, lazimnya untuk makan siang. Penyajian: Suhu ruang atau suhu panas. Komponen yang dicatat: cabai, cengkih, kayumanis.[WPI-4411954]

Bahan menurut versi sumber

Komponen pada versi sumber (istilah asli): cabai, cengkih, kayumanis.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Sambal Kretek Kudus atau disebut juga Sambal Cengkeh Kudus adalah masakan sambal khas kabupaten Kudus. Oleh karena itu terdapat kuliner yang memiliki cita rasa kretek, banyak yang menyukai sambal ini karena rasanya sungguh nikmat dengan bumbu khas kota kretek yang sedap. Bahan Sambal Cengkeh Kudus terbuat dari cabai rawit merah, cabai rawit hijau, cabai keriting, kemiri, bawang putih, bawang merah, cengkeh, bubuk kayumanis, bubuk jinten hitam, biji wijen putih, gula merah, tomat, garam, minyak goreng. Cara membuatnya Goreng cabai rawit hijau, cabai rawit merah, cabai keriting, kemiri, bawang merah, dan bawang putih hingga layu. Uleg bersama cengkeh, kayumanis, gula merah, dan garam. Setelah halus, Siram sambal dengan minyak panas, aduk rata. Kemudian diatas sambal taburi sejumput biji wijen putih, dan beri taburan sejumput bubuk jinten hitam.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-4411954 · Kontributor Wikipedia

      Sambal Cengkeh Kudus — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Bahan, Pembuatan; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 27231023, 2025-05-05T01:18:46Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.