Perut Punai
Perut punai merupakan makanan tradisional khas masyarakat Bengkulu.
Ringkasan merujuk ke Perut Punai — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010004459998- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Perut punai merupakan makanan tradisional khas masyarakat Bengkulu. Terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk menyerupai usus burung punai (punai sendiri merupakan jenis burung yang hidup di hutan) yang berbentuk spiral melilit dan melingkar, sehingga dinamakan perut punai. Camilan ini memiliki rasa manis dan gurih yang khas, serta tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam. Camilan ini juga dikenal dengan juada karei, juada keras, dan arai pinang. Perut punai biasanya dihidangkan sebagai camilan dalam berbagai acara seperti perkawinan, lebaran, dan sunatan. Proses pembuatan perut punai dilakukan dengan cara menyiapkan bahan terlebih dahulu. Pertama tepung beras dijemur (sekarang cukup digongseng) hingga kering. Sembari mengeringkan tepung beras, air dipanaskan dengan tambahan garam dan kapur. Setelah tepung kering dan air kapur telah mendidih, selanjutnya air tersebut dimasukkan ke wadah berisi tepung, lalu diaduk hingga kental. Adonan kemudian dibentuk seperti batangan bulat dan panjang, kira-kira satu jengkal orang dewasa. Bulatan-bulatan tersebut dililitkan serupa usus.[WPI-4459998]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Perut punai merupakan makanan tradisional khas masyarakat Bengkulu. Terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk menyerupai usus burung punai (punai sendiri merupakan jenis burung yang hidup di hutan) yang berbentuk spiral melilit dan melingkar, sehingga dinamakan perut punai. Camilan ini memiliki rasa manis dan gurih yang khas, serta tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam. Camilan ini juga dikenal dengan juada karei, juada keras, dan arai pinang. Perut punai biasanya dihidangkan sebagai camilan dalam berbagai acara seperti perkawinan, lebaran, dan sunatan. Proses pembuatan perut punai dilakukan dengan cara menyiapkan bahan terlebih dahulu. Pertama tepung beras dijemur (sekarang cukup digongseng) hingga kering. Sembari mengeringkan tepung beras, air dipanaskan dengan tambahan garam dan kapur. Setelah tepung kering dan air kapur telah mendidih, selanjutnya air tersebut dimasukkan ke wadah berisi tepung, lalu diaduk hingga kental. Adonan kemudian dibentuk seperti batangan bulat dan panjang, kira-kira satu jengkal orang dewasa. Bulatan-bulatan tersebut dililitkan serupa usus.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-4459998 · Kontributor Wikipedia
Perut Punai — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Proses Pembuatan; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 27443950, 2025-06-22T02:23:14Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.