Pagliata
Pagliata (atau pajata dalam dialek Roma) adalah sebuah hidangan tradisional Roma, italia yang terbuat dari usus kecil anak sapi yang masih menyusui.
Ringkasan merujuk ke Pagliata — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010004646111- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Pagliata (atau pajata dalam dialek Roma) adalah sebuah hidangan tradisional Roma, italia yang terbuat dari usus kecil anak sapi yang masih menyusui. Karena anak sapi belum makan rumput, maka ususnya masih berisi susu ibu yang belum tercerna (chimo). Saat dimasak, susu ini mengental menjadi krim lembut yang bercampur dengan daging usus yang renyah di luar. Hidangan ini digolongkan ke dalam kelompok quinto quarto, yaitu bagian jeroan yang biasanya diberikan kepada pekerja rumah jagal sebagai upah. Pagliata paling sering dimasak sebagai rigatoni con la pajata; usus dibersihkan dengan hati-hati, tetap utuh berbentuk gelang, lalu direbus sebentar atau langsung ditumis dengan bawang bombai, seledri, wortel, dan tomat. Setelah dua jam lalu masak perlahan, sausnya berwarna kecokelatan dengan aroma khas yang kuat. Di Roma, hidangan ini masih disajikan di trattoria-trattoria tua di Testaccio atau Trastevere, meski jumlahnya semakin sedikit. Tradisi pagliata berasal dari kawasan rumah jagal Roma pada abad ke-19. Bagian daging terbaik dijual ke orang-orang kelas atas, sedangkan jeroan—termasuk usus anak sapi—diberikan kepada kelas pekerja.[WPI-4646111]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Pagliata (atau pajata dalam dialek Roma) adalah sebuah hidangan tradisional Roma, italia yang terbuat dari usus kecil anak sapi yang masih menyusui. Karena anak sapi belum makan rumput, maka ususnya masih berisi susu ibu yang belum tercerna (chimo). Saat dimasak, susu ini mengental menjadi krim lembut yang bercampur dengan daging usus yang renyah di luar. Hidangan ini digolongkan ke dalam kelompok quinto quarto, yaitu bagian jeroan yang biasanya diberikan kepada pekerja rumah jagal sebagai upah. Pagliata paling sering dimasak sebagai rigatoni con la pajata; usus dibersihkan dengan hati-hati, tetap utuh berbentuk gelang, lalu direbus sebentar atau langsung ditumis dengan bawang bombai, seledri, wortel, dan tomat. Setelah dua jam lalu masak perlahan, sausnya berwarna kecokelatan dengan aroma khas yang kuat. Di Roma, hidangan ini masih disajikan di trattoria-trattoria tua di Testaccio atau Trastevere, meski jumlahnya semakin sedikit. Tradisi pagliata berasal dari kawasan rumah jagal Roma pada abad ke-19. Bagian daging terbaik dijual ke orang-orang kelas atas, sedangkan jeroan—termasuk usus anak sapi—diberikan kepada kelas pekerja.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-4646111 · Kontributor Wikipedia
Pagliata — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29461007, 2026-07-15T08:05:03Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.