Nopia Purbalingga
Nopia Purbalingga adalah jenis kue kering khas daerah Purbalingga yang dibuat dari adonan tepung terigu dan diisi dengan gula merah.
Ringkasan merujuk ke Nopia Purbalingga — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010004646514- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Nopia Purbalingga adalah jenis kue kering khas daerah Purbalingga yang dibuat dari adonan tepung terigu dan diisi dengan gula merah. Bentuknya yang bulat menyerupai telur membuat masyarakat biasa menyebutnya telur kura-kura. Ada juga yang menyebutnya dengan endog bulus, endog penyu, endog gajah, atau endog gludug. Adonan dari pembuatan Nopia terdisi dari dua jenis, yakni adonan kulit dan adonan isi. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat adonan kulit yaitu, tepung terigu, gula pasir, susu, minyak goreng, margarin, dan mentega. adonan untuk isi berbahan dasar tepung terigu yang sudah dicampur gula merah dengan tambahan rasa lain sesuai selera. Proses pembuatan kue Nopia yaitu dengan mencampurkan seluruh bahan untuk adonan kulit dan adonan isi, kemudian diuleni sampai teksturnya halus. Setelah halus, adonan dibagi-bagi dengan penyesuaian ukuran, lalu dipanggang dalam tungku. Selain itu, ada juga yang menggunakan cara tradisional dengan pembakaran kayu dan menempelkan kue-kue Nopia pada dinding tungku.[WPI-4646514]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Nopia Purbalingga adalah jenis kue kering khas daerah Purbalingga yang dibuat dari adonan tepung terigu dan diisi dengan gula merah. Bentuknya yang bulat menyerupai telur membuat masyarakat biasa menyebutnya telur kura-kura. Ada juga yang menyebutnya dengan endog bulus, endog penyu, endog gajah, atau endog gludug. Adonan dari pembuatan Nopia terdisi dari dua jenis, yakni adonan kulit dan adonan isi. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat adonan kulit yaitu, tepung terigu, gula pasir, susu, minyak goreng, margarin, dan mentega. adonan untuk isi berbahan dasar tepung terigu yang sudah dicampur gula merah dengan tambahan rasa lain sesuai selera. Proses pembuatan kue Nopia yaitu dengan mencampurkan seluruh bahan untuk adonan kulit dan adonan isi, kemudian diuleni sampai teksturnya halus. Setelah halus, adonan dibagi-bagi dengan penyesuaian ukuran, lalu dipanggang dalam tungku. Selain itu, ada juga yang menggunakan cara tradisional dengan pembakaran kayu dan menempelkan kue-kue Nopia pada dinding tungku.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-4646514 · Kontributor Wikipedia
Nopia Purbalingga — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Proses Pembuatan; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29173565, 2026-04-28T08:22:22Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.