Mahmous
Mahmous (Arab: محموص) merupakan hidangan nasi tradisional Arab yang banyak ditemukan di wilayah Qatif dan Al-Hasa di Arab Saudi, serta di Bahrain.
Ringkasan merujuk ke Mahmous — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:151444003- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Qatif; Wilayah menurut sumber: Qatif, al-Hasa, Bahrain. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 2 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Mahmous (Arab: محموص) merupakan hidangan nasi tradisional Arab yang banyak ditemukan di wilayah Qatif dan Al-Hasa di Arab Saudi, serta di Bahrain. Hidangan ini berbahan dasar nasi dan bawang, dan dikenal sebagai salah satu kuliner khas masyarakat setempat. Hidangan ini memiliki warna hitam khas dan dikenal mudah disiapkan dengan bahan-bahan sederhana. Mahmous sering disajikan kepada masyarakat selama peringatan Asyura sebagai simbol dukacita yang mencerminkan suasana berkabung dalam tradisi keagamaan tersebut.[WPI-4624953]
Catatan dari sumber
Negara menurut sumber: Qatif. Wilayah menurut sumber: Qatif, al-Hasa, Bahrain. Penyajian: Hot. Komponen yang dicatat: Rice, onion.[WP-51444003]
Bahan menurut versi sumber
Komponen menurut sumber (istilah asli): Rice, onion.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris
Mahmous an Arabic rice dish popular in Qatif and al-Hasa regions in Saudi Arabia, and Bahrain regions. Its primary ingredients are rice and onion. The dish may have originated before the rise of oil in Saudi Arabia when the people in Qatif were too poor to offer such a dish with chicken, fish or meat so onion was used instead. And because of its black color and it can be prepared with relative ease with inexpensive ingredients, it is widely offered during Ashura to the audience to indicate a climate of grief during that period.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WP-51444003 · Kontributor Wikipedia
Mahmous — Wikipedia bahasa Inggris
Diadaptasi dari bagian pembuka dan ringkasan fakta artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 1380252537, 2026-10-14T18:01:12Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.
- WPI-4624953 · Kontributor Wikipedia
Mahmous — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian pembuka artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29003531, 2026-03-02T01:24:12Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.