Lampu lampu
Lampu-lampu adalah kue tradisional yang berasal dari Sulawesi Utara dan terbuat dari campuran tepung beras dan santan.
Ringkasan merujuk ke Lampu lampu — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010003642562- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Lampu-lampu adalah kue tradisional yang berasal dari Sulawesi Utara dan terbuat dari campuran tepung beras dan santan. Kue Lampu-lampu dikenali dari tampilannya yang disajikan dalam mangkok yang terbuat dari daun pandan dan kemudian dikukus. Mangkok berbentuk kotak ini disebut dengan nama 'takir'. Kue ini sering disajikan sebagai menu berbuka puasa dan memiliki tekstur seperti agar-agar sehingga sebagian orang menyimpannya terlebih dahulu di dalam kulkas sebelum menyantapnya. Ada juga yang menyantap kue Lampu-lampu dengan kolak kacang hijau. Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kue Lampu-lampu adalah tidak disarankan membuka penutup kukusan sebelum kue ini matang karena akan membuat rasa kue berubah dan menjadi tidak enak lagi. Kue ini juga dikenal dengan nama lain seperti: kue Jojorong di Banten, kue Tetu di Sulawesi Tengah, kue pelita di Bangka, kue Jongkong di Riau, kuih tepung pelite di Malaysia dan kue Popaco di Gorontalo.[WPI-3642562]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Lampu-lampu adalah kue tradisional yang berasal dari Sulawesi Utara dan terbuat dari campuran tepung beras dan santan. Kue Lampu-lampu dikenali dari tampilannya yang disajikan dalam mangkok yang terbuat dari daun pandan dan kemudian dikukus. Mangkok berbentuk kotak ini disebut dengan nama 'takir'. Kue ini sering disajikan sebagai menu berbuka puasa dan memiliki tekstur seperti agar-agar sehingga sebagian orang menyimpannya terlebih dahulu di dalam kulkas sebelum menyantapnya. Ada juga yang menyantap kue Lampu-lampu dengan kolak kacang hijau. Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kue Lampu-lampu adalah tidak disarankan membuka penutup kukusan sebelum kue ini matang karena akan membuat rasa kue berubah dan menjadi tidak enak lagi. Kue ini juga dikenal dengan nama lain seperti: kue Jojorong di Banten, kue Tetu di Sulawesi Tengah, kue pelita di Bangka, kue Jongkong di Riau, kuih tepung pelite di Malaysia dan kue Popaco di Gorontalo.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-3642562 · Kontributor Wikipedia
Lampu lampu — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29750901, 2026-09-13T04:16:39Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.