Kukis lumpur
Kukis lumpur atau Kue lumpur merupakan makanan kelaparan yang dikonsumsi di Haiti, terutama oleh anak-anak dan para ibu hamil.
Ringkasan merujuk ke Kukis lumpur — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Nama lain: Mud cookie

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:115724721- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Haiti
- Catatan tempat
- Tempat yang disebut dalam klaim asal: Haiti. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 2 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Kukis lumpur atau Kue lumpur merupakan makanan kelaparan yang dikonsumsi di Haiti, terutama oleh anak-anak dan para ibu hamil. Hidangan ini banyak ditemukan di kawasan permukiman kumuh seperti Cité Soleil. Tanah yang digunakan diambil dari dataran tinggi di bagian tengah negeri, dekat kota Hinche, kemudian diangkut dengan truk menuju pasar (misalnya pasar La Saline) tempat para perempuan membelinya. Tanah tersebut kemudian diolah menjadi kue di perkampungan liar seperti Fort Dimanche. Mula-mula, tanah disaring untuk memisahkan batu dan gumpalan besar. Setelah itu, tanah dicampur dengan garam (dan sesekali gula) serta mentega sayur atau jenis lemak lainnya. Adonan tersebut lalu dibentuk menjadi cakram pipih, kemudian dijemur di bawah matahari. Setelah kering, kue-kue itu dikumpulkan dalam ember dan dijual di pasar atau di pinggir jalan. Karena kandungan mineralnya, kue lumpur secara tradisional digunakan sebagai suplemen gizi bagi ibu hamil dan anak-anak.[WPI-4524521]
Catatan dari sumber
Tempat yang disebut dalam klaim asal: Haiti. Komponen yang dicatat: Dirt Fat.[WP-15724721]
Bahan menurut versi sumber
Komponen menurut sumber (istilah asli): Dirt Fat.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris
A mud cookie is a famine food that is eaten in Haiti by children or expectant mothers. They can be found in slums like Cité Soleil. Dirt is collected from the nation's central plateau, near the town of Hinche, and trucked over to the market (e.g. La Saline market) where women purchase it. It is processed into cookies in shanty towns such as Fort Dimanche. First, the dirt is strained to remove rocks and clumps. Then, the dirt is mixed with salt (and/or rarely sugar) and vegetable shortening or other fat. Next, it is formed into flat discs, and dried in the sun. The finished product is finally transported in buckets and sold in the market or on the streets. Due to their mineral content, mud cookies were traditionally used as a dietary supplement for pregnant women and children.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WP-15724721 · Kontributor Wikipedia
Mud cookie — Wikipedia bahasa Inggris
Diadaptasi dari bagian pembuka dan ringkasan fakta artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 1368206685, 2026-08-07T17:48:00Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.
- WPI-4524521 · Kontributor Wikipedia
Kukis lumpur — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian pembuka artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 28393421, 2025-11-10T00:39:26Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.