Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan

Kue abug

Kue abug atau kue abuk adalah salah satu makanan tradisional Betawi.

Ringkasan merujuk ke Kue abug — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Nama lain: Kue abuk

Gambar Kue abug
Gambar Kue abug dari Wikimedia Commons. Writingtradition · CC BY 4.0 · Writingtradition

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010004452145
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Wilayah belum dicatat
Catatan tempat
Tempat yang disebut dalam klaim asal: Jakarta, Depok, Jawa Barat; Wilayah menurut sumber: Jakarta, Depok, Jawa Barat. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Kue abug atau kue abuk adalah salah satu makanan tradisional Betawi. Jenis jajanan ini memiliki cita rasa yang manis dan dapat disajikan sebagai bekal dalam perjalanan. Selain untuk bekal, kue abug juga sering disajikan dalam upacara-upacara adat, seperti perkawinan, sunatan, atau di akhir bulan Ramadhan. Kue abug dapat disajikan dalam upacara-updacara adat seperti perkawinan atau sunatan. Selain itu, kue ini juga biasanya disajikan di malam-malam ganjil akhir Ramadhan. Kue ini dapat disajikan dalam budaya Ngejot oleh masyarakat Betawi di daerah Depok. Budaya Ngejot ini adalah budaya untuk berbagi makanan, khususnya kepada kerabat yang lebih tua. Isian makanan yang dibawa biasanya berupa nasi, semur daging, ikan, atau ayam, ikan mas dengan emping, dan pelengkap termasuk kue abug.[WPI-4452145]

Catatan dari sumber

Kategori menurut sumber: Camilan. Tempat yang disebut dalam klaim asal: Jakarta, Depok, Jawa Barat. Wilayah menurut sumber: Jakarta, Depok, Jawa Barat. Penyajian: Hangat. Komponen yang dicatat: Tepung beras, tepung sagu, kelapa muda parut, gula merah, dan garam.[WPI-4452145]

Bahan menurut versi sumber

Komponen pada versi sumber (istilah asli): Tepung beras, tepung sagu, kelapa muda parut, gula merah, dan garam.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Kue abug atau kue abuk adalah salah satu makanan tradisional Betawi. Jenis jajanan ini memiliki cita rasa yang manis dan dapat disajikan sebagai bekal dalam perjalanan. Selain untuk bekal, kue abug juga sering disajikan dalam upacara-upacara adat, seperti perkawinan, sunatan, atau di akhir bulan Ramadhan. Kue abug dapat disajikan dalam upacara-updacara adat seperti perkawinan atau sunatan. Selain itu, kue ini juga biasanya disajikan di malam-malam ganjil akhir Ramadhan. Kue ini dapat disajikan dalam budaya Ngejot oleh masyarakat Betawi di daerah Depok. Budaya Ngejot ini adalah budaya untuk berbagi makanan, khususnya kepada kerabat yang lebih tua. Isian makanan yang dibawa biasanya berupa nasi, semur daging, ikan, atau ayam, ikan mas dengan emping, dan pelengkap termasuk kue abug.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-4452145 · Kontributor Wikipedia

      Kue abug — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Penyajian; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 27340435, 2025-05-31T07:01:06Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.