Jangajji
Jangajji atau janggwa adalah sayuran yang difermentasi dengan doenjang, ganjang dan gochujang.
Ringkasan merujuk ke Jangajji — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Nama lain: Pickled vegetables

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:119119219- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Korea. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 2 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Jangajji atau janggwa adalah sayuran yang difermentasi dengan doenjang, ganjang dan gochujang. Sayuran yang dipilih adalah jenis yang memiliki kadar air tinggi. Bumbu-bumbu yang digunakan antara lain bawang putih, daun wijen, ketimun, lobak, cabai hijau, dan akar-akaran. Pada masa lalu, saat sayur sulit didapat pada musim dingin, para ibu rumah tangga mengolah sayuran hasil panen sebagai jangajji. Kini, jangajji jarang dikonsumsi karena semakin banyak sayur-sayuran yang tersedia sepanjang tahun dan mengolah sayuran untuk kebutuhan musim dingin dirasa tidak penting lagi.[WPI-542504]
Catatan dari sumber
Negara menurut sumber: Korea. Kategori menurut sumber: Pickles. Konteks sajian: Banchan.[WP-19119219]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris
Jangajji or pickled vegetables is a type of banchan (side dish) made by pickling vegetables. Unlike kimchi, jangajji is non-fermented vegetables, usually pickled in soy sauce, soybean paste, or chili paste. Jangajji dishes are usually preserved for a long period of time, and served with a drizzle of sesame oil. Preserved foods like jangajji were developed to attain a certain level of vegetable consumption during the long, harsh winters on the Korean Peninsula. Main ingredients vary according to region and temperature. Some examples are green garlic, garlic scapes, radish, cucumber, chili pepper leaves, chamoe, perilla leaves, and deodeok. Jangajji is usually pickled in soy sauce, soybean paste, or chili paste, but brine and diluted vinegar can also be used as the pickling liquid. Usually, vegetables are slightly dried or salted to prevent the addition of surplus moisture to the condiment. When served, jangajji is cut, then seasoned with sesame oil, sugar, and toasted sesame seed powder.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WP-19119219 · Kontributor Wikipedia
Jangajji — Wikipedia bahasa Inggris
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Ingredients; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 1377470150, 2026-09-29T15:17:32Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.
- WPI-542504 · Kontributor Wikipedia
Jangajji — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29920020, 2026-09-20T06:58:33Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.