Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan

Gajebo

Gajebo, Gajeboh, atau Gulai Gajebo adalah makanan khas Sumatera Barat.

Ringkasan merujuk ke Gajebo — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar Gajebo
Gambar Gajebo dari Wikimedia Commons. Onyaso · CC BY-SA 4.0 · Onyaso

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010001148464
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Wilayah belum dicatat
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Gajebo, Gajeboh, atau Gulai Gajebo adalah makanan khas Sumatera Barat. Makanan ini biasanya menggunakan bahan sandung lamur yang merupakan bagian daging sapi yang hampir semuanya terdiri dari lemak kenyal (yang berada di bagian punuk sapi). Perbandingan lemak dan daging pada gulai gajebo 3:1. Potongan daging berlemak itu disajikan dengan kuah asam pedas atau asam padeh dan tidak menggunakan santan. Bahan utama dari gulai gajebo ini termasuk sulit didapatkan, karena itu termasuk dalam kategori makanan langka. Di Sumatera Barat, masyarakat memberikan tingkatan tertentu terhadap gulai gajebo. Pertama adalah 'cukup gurih' yaitu jika daging lebih banyak dari lemak. Kedua adalah 'gurih', yakni ketika lemak lebih banyak dari daging. Ketiga adalah 'gurih sekali', yang berarti seluruh potongan terdiri dari lemak. Dewa dari semua gulai gajebo, yang disebut terakhir itu.[WPI-1148464]

Bahan menurut versi sumber

Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Gajebo, Gajeboh, atau Gulai Gajebo adalah makanan khas Sumatera Barat. Makanan ini biasanya menggunakan bahan sandung lamur yang merupakan bagian daging sapi yang hampir semuanya terdiri dari lemak kenyal (yang berada di bagian punuk sapi). Perbandingan lemak dan daging pada gulai gajebo 3:1. Potongan daging berlemak itu disajikan dengan kuah asam pedas atau asam padeh dan tidak menggunakan santan. Bahan utama dari gulai gajebo ini termasuk sulit didapatkan, karena itu termasuk dalam kategori makanan langka. Di Sumatera Barat, masyarakat memberikan tingkatan tertentu terhadap gulai gajebo. Pertama adalah 'cukup gurih' yaitu jika daging lebih banyak dari lemak. Kedua adalah 'gurih', yakni ketika lemak lebih banyak dari daging. Ketiga adalah 'gurih sekali', yang berarti seluruh potongan terdiri dari lemak. Dewa dari semua gulai gajebo, yang disebut terakhir itu.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-1148464 · Kontributor Wikipedia

      Gajebo — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 29820977, 2026-09-17T14:21:20Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.