Ayam panggang Bangka
Ayam panggang Bangka adalah makanan yang dibuat untuk keperluan upacara "Perang Ketupat" yang dilakukan rutin setiap tahun sekali.
Ringkasan merujuk ke Ayam panggang Bangka — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010002765066- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Ayam panggang Bangka adalah makanan yang dibuat untuk keperluan upacara "Perang Ketupat" yang dilakukan rutin setiap tahun sekali. Bahan yang digunakan untuk pembuatan ayam panggang berupa ayam kampung dengan ukuran relatif lebih besar, dengan bumbu cabe merah, kencur, kemiri, kunyit, lada, laos, bawang putih, bawang merah, kelapa, dan bumbu penyedap, tidak menggunakan garam karena merupakan sesaji permintaan dari mahluk halus. Adapun proses memasak ayam panggang adalah ayam yang masih utuh dimasak dengan air panas supaya memudahkan untuk membersihkan bulu ayam. Setelah ayam dibersihkan, dibelah dadanya dan diambil isi perutnya. Kaki dan sayap ayam diikat dengan tali supaya dapat menyatu. Semua bumbu yang sudah dicuci dan ditiriskan, dihaluskan dengan cara ditumbuk. Berikutnya bumbu ditumis dengan minyak sayur secukupnya pada sebuah wadah "luser" di atas "tungke" atau tungku (alat memasak dengan bahan kayu bakar) atau kompor minyak tanah atau kompor gas. Setelah ditumis dan harum aromanya, masukkan santan kental dari sebuah kelapa, sekaligus masukan ayam, masak menjadi satu hingga bumbu tercampur rata. Masak ayam tersebut sampai matang hingga bumbu agak kering.Siap disajikan.[WPI-2765066]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Ayam panggang Bangka adalah makanan yang dibuat untuk keperluan upacara "Perang Ketupat" yang dilakukan rutin setiap tahun sekali. Bahan yang digunakan untuk pembuatan ayam panggang berupa ayam kampung dengan ukuran relatif lebih besar, dengan bumbu cabe merah, kencur, kemiri, kunyit, lada, laos, bawang putih, bawang merah, kelapa, dan bumbu penyedap, tidak menggunakan garam karena merupakan sesaji permintaan dari mahluk halus. Adapun proses memasak ayam panggang adalah ayam yang masih utuh dimasak dengan air panas supaya memudahkan untuk membersihkan bulu ayam. Setelah ayam dibersihkan, dibelah dadanya dan diambil isi perutnya. Kaki dan sayap ayam diikat dengan tali supaya dapat menyatu. Semua bumbu yang sudah dicuci dan ditiriskan, dihaluskan dengan cara ditumbuk. Berikutnya bumbu ditumis dengan minyak sayur secukupnya pada sebuah wadah "luser" di atas "tungke" atau tungku (alat memasak dengan bahan kayu bakar) atau kompor minyak tanah atau kompor gas. Setelah ditumis dan harum aromanya, masukkan santan kental dari sebuah kelapa, sekaligus masukan ayam, masak menjadi satu hingga bumbu tercampur rata. Masak ayam tersebut sampai matang hingga bumbu agak kering.Siap disajikan.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-2765066 · Kontributor Wikipedia
Ayam panggang Bangka — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 22925285, 2023-02-11T17:17:52Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.