Angsle
Angsle atau wedang angsle adalah makanan khas Jawa Timur yang menyerupai kolak.
Ringkasan merujuk ke Angsle — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Nama lain: Wedang Angsle
Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010001417128- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Jawa Timur. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Angsle atau wedang angsle adalah makanan khas Jawa Timur yang menyerupai kolak. Penjual angsle tradisional dulu berkeliling kampung hanya pada malam hari, karena angsle yang hangat pas disajikan saat malam hari atau saat hujan. Namun, sekarang banyak penjualan angsle yang berjualan tidak hanya malam hari saja, bahkan sekarang angsle dapat disajikan dengan Es Batu. Makanan ini berasal dari Kota Malang, tetapi sekarang daerah-daerah lain di Jawa Timur juga menjualnya, seperti Kota Surabaya dan Lumajang Bahan-bahan campuran angsle antara lain petulo, ketan putih, kacang hijau, potongan roti, mutiara, daun pandan, jahe, kacang tanah goreng, santan, gula, irisan buah kolang-kaling, dan emping belinjo. Kuah angsle awalnya dibuat hanya menggunakan daun pandan, vanili, dan santan. Jahe tidak dimasukkan karena dianggap akan mengubah rasa. Namun, karena diberi label “wedang”, sebagian penjual akhirnya menambahkan jahe.[WPI-1417128]
Catatan dari sumber
Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Jawa Timur. Penyajian: hangat, dingin (dengan es batu). Komponen yang dicatat: santan, gula, beras ketan.[WPI-1417128]
Bahan menurut versi sumber
Komponen pada versi sumber (istilah asli): santan, gula, beras ketan.
- Santan komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan mengikuti uraian sumberCakupan bagian sumber pada revisi yang ditautkan; bukan semua versi [WPI-1417128]
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Angsle atau wedang angsle adalah makanan khas Jawa Timur yang menyerupai kolak. Penjual angsle tradisional dulu berkeliling kampung hanya pada malam hari, karena angsle yang hangat pas disajikan saat malam hari atau saat hujan. Namun, sekarang banyak penjualan angsle yang berjualan tidak hanya malam hari saja, bahkan sekarang angsle dapat disajikan dengan Es Batu. Makanan ini berasal dari Kota Malang, tetapi sekarang daerah-daerah lain di Jawa Timur juga menjualnya, seperti Kota Surabaya dan Lumajang Bahan-bahan campuran angsle antara lain petulo, ketan putih, kacang hijau, potongan roti, mutiara, daun pandan, jahe, kacang tanah goreng, santan, gula, irisan buah kolang-kaling, dan emping belinjo. Kuah angsle awalnya dibuat hanya menggunakan daun pandan, vanili, dan santan. Jahe tidak dimasukkan karena dianggap akan mengubah rasa. Namun, karena diberi label “wedang”, sebagian penjual akhirnya menambahkan jahe.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-1417128 · Kontributor Wikipedia
Angsle — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Bahan-bahan; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29322935, 2026-06-06T21:09:31Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.